Mutu Pendidikan Merosot, PKB Minta Kepala Sekolah Tanpa Inovasi Diganti
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 12 Agu 2025
- visibility 292

Pesisir Barat, XposID.com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Pesisir Barat melayangkan peringatan keras kepada Bupati dan Wakil Bupati terkait mutu pendidikan di daerah. Mereka menuntut dilakukan evaluasi total terhadap seluruh kepala sekolah, baik di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), yang dinilai tidak menunjukkan prestasi dan inovasi berarti.
Juru Bicara Fraksi PKB, Reza Pahlevi, menegaskan bahwa masa jabatan sebagian besar kepala sekolah sudah cukup untuk satu periode, sehingga saat ini menjadi momentum tepat untuk melakukan penyegaran. Hanya kepala sekolah yang terbukti mampu mencetak prestasi dan membawa kemajuan sekolah yang layak dipertahankan.
“Sekolah adalah pintu masa depan anak-anak kita. Jika pemimpinnya lemah, inovasi mandek, dan prestasi tak kunjung lahir, maka harus ada pergantian. Tidak ada alasan untuk mempertahankan yang gagal,” tegas Reza.
PKB mencontohkan kasus SD Negeri 54 Krui yang mengalami penurunan jumlah murid secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan ini dinilai sebagai akibat langsung dari lemahnya strategi dan kurangnya kreativitas pimpinan sekolah.
Selain itu, Fraksi PKB juga menyoroti masalah penyaluran dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang belum sepenuhnya diterima oleh siswa penerima manfaat di sekolah tersebut. Situasi ini dinilai menghambat hak siswa kurang mampu dan mencoreng integritas pengelolaan pendidikan.
Fraksi PKB mendesak Pemkab Pesisir Barat untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, melibatkan Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, dan masukan dari masyarakat. Mereka menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah harus diisi oleh sosok visioner, berintegritas, dan memiliki kemampuan membangun prestasi nyata.
“Pendidikan bukan sekadar rutinitas, tetapi investasi jangka panjang. Jika pemimpinnya gagal, maka masa depan anak-anak kita ikut terancam,” pungkas Reza.
Langkah ini diharapkan menjadi titik balik bagi mutu pendidikan di Pesisir Barat, memastikan bahwa setiap sekolah memiliki pemimpin yang mampu membawa perubahan positif dan menginspirasi siswa maupun guru. (Rusdi)
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar