Perkuat Validasi Data PBI, Pemkab Pesisir Barat Gelar Pelatihan Groundcheck
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 6 Mar 2026
- visibility 78

Pesisir Barat, XposId.com – Bupati Dedi Irawan yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Zukri Amin membuka kegiatan Pelatihan Groundcheck (GC) Penerima Bantuan Iuran (PBI) Tahap II yang berlangsung di Ruang Rapat Payung Agung Lantai 4, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kabupaten Pesisir Barat, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Pesisir Barat Ervina Yolanda, para anggota PBI, serta perwakilan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam sambutan Bupati yang disampaikan oleh Asisten II, Zukri Amin menjelaskan bahwa program Penerima Bantuan Iuran (PBI) merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat kurang mampu, khususnya dalam menjamin akses layanan kesehatan.
Menurutnya, program tersebut menjadi wujud kepedulian dan tanggung jawab pemerintah agar seluruh masyarakat, terutama kelompok rentan, tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada akurasi dan kemutakhiran data penerima bantuan.
“Sebesar apa pun komitmen pemerintah, tanpa didukung data yang akurat dan mutakhir, kebijakan yang baik pun berpotensi tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, kegiatan groundcheck terhadap peserta non-aktif PBI ini memiliki arti yang sangat penting,” ujar Zukri Amin.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan groundcheck bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga keadilan dalam penyaluran bantuan sosial, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai ujung tombak pemerintah di lapangan. Menurutnya, para pendamping tidak hanya berperan sebagai pengumpul data, tetapi juga menjadi representasi negara yang hadir langsung di tengah masyarakat.
“Ketelitian, kejujuran, dan integritas dalam menjalankan tugas sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi serta menyelenggarakan pelatihan tersebut. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar proses verifikasi dan validasi data dapat berjalan secara objektif, profesional, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menambahkan bahwa kualitas data akan sangat menentukan kualitas kebijakan yang dihasilkan oleh pemerintah.
“Data yang akurat akan melahirkan keputusan yang tepat, dan keputusan yang tepat akan menghasilkan kebijakan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti setiap materi dengan serius serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pemahaman teknis, memperkuat koordinasi, dan membangun komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.
Menutup sambutannya, Zukri Amin mengajak seluruh peserta untuk menjaga integritas, menjunjung tinggi kejujuran, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam menjalankan tugas di lapangan.
Menurutnya, setiap langkah yang dilakukan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan masyarakat Pesisir Barat yang lebih sejahtera, adil, dan bermartabat. (Rusdi)
- Penulis: admin


