Pemkab Pesisir Barat dan Hiswana Migas Berkoordinasi Cegah Kelangkaan Gas LPG Jelang Akhir Tahun
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 20 Okt 2025
- visibility 94

Pesisir Barat, XposId.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui Bidang Ekonomi dan Koperindag melakukan koordinasi bersama Himpunan Pengusaha Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) dalam rangka mengantisipasi potensi kelangkaan gas elpiji di akhir tahun. Pertemuan tersebut berlangsung di Café Rays, Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah, pada Senin (20/10/2025).
Dalam kesempatan itu, Teguh, anggota Hiswana Migas, menyampaikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan langkah-langkah strategis menghadapi peningkatan permintaan gas elpiji menjelang Natal, Tahun Baru, Ramadan, hingga Idul Fitri 2026.
“Kami telah berkoordinasi dengan Koperindag dan Bagian Ekonomi Pemkab Pesisir Barat agar tidak terjadi kelangkaan gas elpiji di wilayah ini serta menjaga stabilitas harga di masyarakat,” ungkap Teguh.
Ia juga berharap penyaluran gas dapat berjalan lancar tanpa kendala di lapangan, serta sinergi antara agen, pemerintah daerah, dan Hiswana Migas terus terjalin dengan baik.
Sementara itu, M. Ma’ruf, Plt. Kepala Dinas Koperindag Pesisir Barat, menekankan pentingnya langkah antisipatif dalam empat bulan ke depan.
“Kita fokus pada periode akhir tahun hingga Maret 2026, karena meningkatnya kebutuhan masyarakat pada masa Natal, Tahun Baru, Puasa, dan Idul Fitri. Diharapkan pertemuan ini menghasilkan solusi konkret agar tidak terjadi lonjakan harga maupun kelangkaan gas melon di pasaran,” ujar Ma’ruf.
Ia juga menegaskan bahwa koordinasi bersama para agen LPG diharapkan mampu menciptakan mekanisme distribusi yang lebih baik di lapangan.
Menambahkan hal tersebut, Antoni Wijaya, Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Pesisir Barat, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyesuaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasarkan Surat Keputusan Gubernur terkait ongkos angkut di wilayah Pesisir Barat.
“Bersama tiga agen distribusi dan PT Hiswana Migas Lampung, kami berupaya menjaga agar pasokan gas 3 kilogram tetap stabil selama periode permintaan tinggi, baik saat Natal, Tahun Baru, maupun Ramadan mendatang,” terang Antoni.
Melalui koordinasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap distribusi gas elpiji tetap terkendali, harga stabil, serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata di seluruh wilayah. (Rusdi)
- Penulis: admin


