Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gerak Cepat Polres Pesisir Barat Tangani Kasus Perkelahian Pelajar yang Menyebabkan Korban Jiwa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
  • visibility 162

Pesisir Barat, XposId.com – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pesisir Barat bergerak cepat mengamankan seorang pelajar yang diduga terlibat dalam perkelahian hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin, 29 September 2025, sekitar pukul 10.20 WIB, di ruang kelas VII A, SMP Negeri 12 Krui, Pekon Tanjung Jati, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.

Terduga pelaku berinisial SR (13), warga Pekon Pelita Jaya, diduga melakukan penusukan terhadap korban JS (13), warga Pekon Tanjung Setia.
Berdasarkan keterangan saksi, korban mendatangi pelaku di ruang kelas, menendang meja, dan mengajak berkelahi. Korban juga sempat memukul kepala pelaku yang sedang duduk. Merasa terancam, pelaku kemudian mengambil gunting dari laci meja dan menusukkannya ke arah korban, mengenai pelipis kanan, kepala bagian belakang, serta punggung.

Korban terjatuh dan mengalami pendarahan hebat. Guru bersama siswa lain segera mengevakuasi korban ke Puskesmas Biha, Kecamatan Pesisir Selatan. Namun, meski telah mendapatkan pertolongan medis, nyawa korban tidak tertolong.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim, IPTU Fabian Yafi Adinata, S.Tr.K., membenarkan kejadian tersebut.

“Sat Reskrim Polres Pesisir Barat segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dan berhasil mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti berupa satu buah gunting. Saat ini pelaku sudah kami amankan di Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap IPTU Fabian.

Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, berkoordinasi dengan Puskesmas setempat, serta membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan otopsi.

Polres Pesisir Barat mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Diharapkan kejadian serupa tidak terulang kembali dan lingkungan sekolah tetap menjadi tempat aman bagi para siswa untuk belajar dan berkembang. (Rusdi)

  • Penulis: admin

BACA JUGA

expand_less PAGE TOP