Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Dedi Irawan Dorong Generasi Sehat Lewat Aksi Bergizi 2025 di Pesisir Barat

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
  • visibility 95

Pesisir Barat, XposId.com — Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat (Dedi Irawan – Irawan Topani, S.H., M.Kn.) menghadiri kegiatan Aksi Bergizi Tahun 2025 yang dipusatkan di SMPN 17 Krui, Kecamatan Way Krui, pada Kamis (23/10/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dra. Henny Yulistiani, M.M., Plt. Kepala Diskominfotiksan, Antoni Wijaya, S.IP., M.M., Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Septono, S.KM., M.M., serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Marnentinus, S.IP., M.M.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa kegiatan Aksi Bergizi memiliki makna strategis dalam upaya memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat, terutama di kalangan anak-anak dan remaja.

“Salah satu isu utama yang menjadi perhatian serius Pemkab Pesisir Barat saat ini adalah masalah stunting, tidak hanya bagi anak yang sudah stunting, tetapi juga bagi anak yang berpotensi mengalaminya,” ujar Bupati Dedi Irawan.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi stunting di Pesisir Barat tercatat 16,1 persen, namun meningkat menjadi 19,8 persen pada 2024 menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). Kenaikan sebesar 3,7 persen ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga memengaruhi kecerdasan, kemampuan belajar, dan produktivitas di masa depan. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terintegrasi dan melibatkan berbagai sektor serta seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Selain stunting, anemia turut menjadi masalah kesehatan yang mendapat perhatian Pemkab. Menurut Bupati Dedi Irawan, anemia akibat kekurangan zat besi berdampak pada penurunan konsentrasi belajar dan produktivitas.

“Data tahun 2023 mencatat 18 kasus anemia pada remaja (3,47 persen). Sayangnya, pada semester pertama 2024 meningkat menjadi 87 kasus atau 3,57 persen,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah terus menggiatkan pendidikan gizi seimbang, fortifikasi pangan, dan suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD).

“Melalui gerakan Aksi Bergizi, kita memastikan remaja putri mengonsumsi TTD satu tablet setiap minggu agar terhindar dari anemia,” imbuh Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya pola hidup bersih dan sehat, salah satunya melalui gerakan cuci tangan pakai sabun.

“Cuci tangan bukan hanya kewajiban di rumah, tetapi harus menjadi budaya di sekolah, tempat kerja, dan fasilitas umum,” tegasnya.

Ia mengutip data WHO bahwa mencuci tangan pakai sabun dapat mengurangi risiko diare hingga 45 persen dan pneumonia hingga 25 persen.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Pesisir Barat untuk menjadikan cuci tangan sebagai bagian dari gaya hidup sehat agar kita terhindar dari penyakit yang dapat menghambat tumbuh kembang generasi muda,” pungkas Bupati Dedi Irawan.

Kegiatan Aksi Bergizi 2025 di Pesisir Barat berjalan lancar dan mendapat sambutan antusias dari siswa serta tenaga pendidik. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang, kebersihan, dan kesehatan sebagai pondasi menuju generasi emas yang sehat dan produktif. (Rusdi)

  • Penulis: admin

BACA JUGA

expand_less PAGE TOP