Rakor Implementasi Inpres No. 17 Tahun 2025, Percepat Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Pesisir Barat
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 5 Nov 2025
- visibility 121

Pesisir Barat, XposId.com – Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Instruksi Presiden (Inpres) No. 17 Tahun 2025 diselenggarakan pada Rabu, 5 November 2025, di Aula Kantor Camat Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Rakor ini dihadiri oleh Camat Krui Selatan, Ahmad Firsada, P3MD Kabupaten Pesisir Barat, Pratin se-Kecamatan Krui Selatan, serta Ketua Koperasi Merah Putih se-Kecamatan Krui Selatan, beserta pendamping koperasi setempat.
Rakor ini membahas langkah-langkah strategis dalam percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelura han Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari implementasi Inpres No. 17 Tahun 2025, yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi desa, membuka lapangan kerja baru, serta mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat berbasis koperasi.
Dalam sambutannya, Camat Krui Selatan, Ahmad Firsada, menjelaskan bahwa program Koperasi Merah Putih diharapkan dapat mempercepat pembangunan ekonomi di tingkat desa. “Program ini bukan hanya untuk memperkuat perekonomian desa, tetapi juga untuk menciptakan peluang kerja baru dan mendu kung kemandirian ekonomi berbasis koperasi di seluruh Indonesia, khususnya di Kecamatan Krui Sela tan,” ujar Ahmad Firsada.
Inpres No. 17 Tahun 2025 memiliki tujuan yang jelas, yakni:
- Memperkuat ketahanan ekonomi desa dengan membangun koperasi yang dapat menggerakkan perekonomian lokal.
- Membuka lapangan kerja baru yang dapat mengurangi tingkat pengangguran di desa.
- Mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat yang berbasis koperasi dengan memperkenalkan konsep koperasi sebagai solusi ekonomi yang inklusif.
Sasaran utama dari program ini adalah pembangunan sebanyak 80.000 unit Koperasi Desa dan Kelura han Merah Putih di seluruh Indonesia. Program ini diharapkan dapat mempercepat transformasi ekonomi di desa-desa yang ada di Indonesia, termasuk di Pesisir Barat.
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan sinergi antara pemerintah, BUMN, dan TNI untuk memastikan bahwa koperasi yang dibangun berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) bertindak sebagai pelaksana teknis, memastikan program ini dapat dijalankan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Sementara itu, TNI akan berperan sebagai mitra pengawasan, pendampingan, dan pengamanan di lapangan. Dengan keterlibatan TNI, diharapkan implementasi program dapat berjalan lancar dan tanpa hambatan, mengingat TNI memiliki jaringan yang luas di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di desa-desa terpencil.
“Sinergi yang baik antara pemerintah, BUMN, dan TNI adalah kunci keberhasilan dalam mewujudkan program ini. Kami berharap dengan dukungan semua pihak, Koperasi Merah Putih dapat berkembang pesat dan membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat,” tambah Ahmad Firsada.
Setelah rakor ini, seluruh pihak terkait diharapkan segera melaksanakan langkah-langkah konkret untuk memulai pembangunan koperasi di tingkat desa. Para Ketua Koperasi Merah Putih di Kecamatan Krui Selatan, beserta pendampingnya, akan segera melakukan pembentukan dan penguatan struktur koperasi yang ada, serta memastikan bahwa program ini bisa segera dijalankan dengan efektif.
Pembangunan koperasi berbasis desa ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi peningkatan perekonomian lokal di Pesisir Barat, serta memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Dengan adanya program ini, harapan besar masyarakat adalah terciptanya lapangan kerja baru, keberlanjutan ekonomi yang mandiri, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Pesisir Barat siap menyambut perubahan positif yang dibawa oleh Koperasi Merah Putih, sebagai bagian dari transformasi ekonomi berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan. (Rusdi)
- Penulis: admin


