Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jelang Aturan Baru 2027, Pemkab Pesbar Mulai Benahi APBD dan Nasib PPPK

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
  • visibility 108

Pesisir Barat, XposId.com – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mulai menyiapkan langkah strategis untuk menyesuaikan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menyusul rencana penerapan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen.

Kebijakan tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), yang akan berlaku efektif pada tahun 2027.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesbar, Tedi Zadmiko, menegaskan bahwa pemerintah daerah pada prinsipnya siap melaksanakan ketentuan tersebut. Namun demikian, ia mengakui bahwa struktur APBD saat ini masih memerlukan penyesuaian, terutama pada proporsi belanja pegawai yang selama ini menjadi komponen dominan.

“Kami siap melaksanakan amanat Undang-Undang HKPD, termasuk pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD. Namun, kondisi saat ini masih membutuhkan penyesuaian, khususnya dalam pengendalian belanja pegawai,” ujarnya.

Menurutnya, penyesuaian tersebut tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan langkah bertahap dan terukur dengan tetap menjaga kualitas pelayanan publik.

Sebagai langkah awal, Pemkab Pesbar mulai melakukan berbagai upaya, di antaranya rasionalisasi belanja pegawai, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), efisiensi belanja nonprioritas, serta penguatan anggaran pada sektor yang berdampak langsung terhadap pelayanan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat guna menjaga stabilitas fiskal, khususnya melalui optimalisasi dana transfer ke daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembaruan data kependudukan sebagai dasar perhitungan alokasi anggaran.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk dalam penyesuaian data penduduk, agar alokasi dana transfer ke daerah bisa lebih optimal,” jelasnya.

Terkait kekhawatiran masyarakat terhadap dampak kebijakan ini, khususnya bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Tedi memastikan bahwa PPPK tetap menjadi bagian penting dalam struktur Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ia menegaskan, PPPK memiliki peran vital dalam mendukung pelayanan dasar, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan bidang teknis lainnya.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat, namun PPPK tetap menjadi bagian penting ASN yang berperan langsung dalam pelayanan publik. Setiap kebijakan akan tetap mempertimbangkan keberlangsungan layanan secara optimal,” tegasnya.

Untuk meminimalisir dampak kebijakan fiskal tersebut, Pemkab Pesbar juga telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain penataan kebutuhan ASN berbasis analisis beban kerja, prioritas pada sektor pelayanan dasar, pengendalian rekrutmen secara selektif, serta optimalisasi distribusi pegawai agar lebih merata dan efektif.

Terkait isu penyesuaian gaji maupun kontrak PPPK, ia memastikan tidak ada kebijakan yang mengurangi hak-hak normatif pegawai. Pemerintah daerah tetap berpedoman pada ketentuan pusat, termasuk dalam hal standar gaji dan hak lainnya.

“Sampai saat ini tidak ada kebijakan untuk mengurangi hak normatif PPPK. Penyesuaian lebih difokuskan pada perencanaan kebutuhan pegawai ke depan serta evaluasi kontrak kerja secara berkala,” katanya.

Lebih lanjut, Pemkab Pesbar juga terus menjalin koordinasi intensif dengan kementerian terkait guna memastikan implementasi kebijakan berjalan proporsional dan tidak menimbulkan gejolak di daerah.

Pemkab Pesbar menegaskan komitmennya untuk menjalankan kebijakan nasional secara bijaksana, adaptif, dan bertanggung jawab, dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat serta menjaga stabilitas pelayanan publik.

“Kami berkomitmen menjalankan kebijakan ini secara bijak dan bertanggung jawab, dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta memastikan pelayanan publik tetap optimal,” pungkasnya. (Rillis/*

  • Penulis: admin

BACA JUGA

  • Penguatan Tata Kelola Data, Sekda OKU Selatan Hadiri Rapat Evaluasi Statistik Sektoral dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026

    Penguatan Tata Kelola Data, Sekda OKU Selatan Hadiri Rapat Evaluasi Statistik Sektoral dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    OKU Selatan, XposId.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, H.M. Rahmattullah, S.STP., M.M., menghadiri Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Tahun 2025 sekaligus Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, yang diselenggarakan di Ruang Rapat BPS Kabupaten OKU Selatan, pada Rabu (03/12/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kualitas data statistik sektoral sebagai dasar perencanaan pembangunan […]

  • Kabur Antar Provinsi, Pelaku Pencurian di Pesisir Barat Akhirnya Dibekuk Polisi

    Kabur Antar Provinsi, Pelaku Pencurian di Pesisir Barat Akhirnya Dibekuk Polisi

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Pesisir Barat, XposId.com – Jajaran Polsek Ngaras Polres Pesisir Barat berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di wilayah Pekon Ulok Mukti, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil menangkap pelaku utama hingga ke wilayah Provinsi Bangka Belitung. Kasus ini terungkap berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B/10/V/2026/SPKT/POLSEK NGARAS/POLRES […]

  • Polda Lampung Musnahkan 50 Senpi Rakitan Hasil Operasi Sikat Krakatau 2025

    Polda Lampung Musnahkan 50 Senpi Rakitan Hasil Operasi Sikat Krakatau 2025

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, XposId.com – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memusnahkan sebanyak 50 senjata api (senpi) rakitan ilegal beserta 85 butir amunisi yang berhasil diamankan dalam pelaksanaan Operasi Sikat Krakatau 2025. Pemusnahan dilakukan di Mapolda Lampung dengan cara digerinda, sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Senin 18 Agustus 2025. Kapolda Lampung Irjen Pol. […]

  • Dedi Irawan: RTRW Harus Jadi Arah Pembangunan Pesibar yang Berwawasan Lingkungan

    Dedi Irawan: RTRW Harus Jadi Arah Pembangunan Pesibar yang Berwawasan Lingkungan

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Pesisir Barat, XposId.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) menggelar Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam rangka penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Tahun 2025, Selasa (9/9/2025), di aula Rumah Susun (Rusun) Pekon Way Redak, Kecamatan Pesisir Tengah. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Pesibar, Dedi Irawan, serta dihadiri Tim Ahli dari […]

  • Satlantas Polres Pesisir Barat Gelar Patroli Dialogis, Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Kondusif

    Satlantas Polres Pesisir Barat Gelar Patroli Dialogis, Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Kondusif

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Pesisir Barat, XposId.com  — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesisir Barat kembali melaksanakan Patroli Dialogis pada Rabu malam (27/8/2025). Kegiatan ini dilakukan di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres Pesisir Barat, terutama di sepanjang Jalur Lintas Barat (Jalinbar) yang dikenal rawan pelanggaran lalu lintas. Patroli ini bertujuan menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu […]

  • Mutu Pendidikan Merosot, PKB Minta Kepala Sekolah Tanpa Inovasi Diganti

    Mutu Pendidikan Merosot, PKB Minta Kepala Sekolah Tanpa Inovasi Diganti

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Pesisir Barat, XposID.com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Pesisir Barat melayangkan peringatan keras kepada Bupati dan Wakil Bupati terkait mutu pendidikan di daerah. Mereka menuntut dilakukan evaluasi total terhadap seluruh kepala sekolah, baik di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), yang dinilai tidak menunjukkan prestasi dan inovasi berarti. Juru […]

expand_less PAGE TOP