BKMT Pesibar Gelar Peringatan Maulid Nabi 1447 H: Teladani Akhlak Rasulullah di Era Digital
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 5 Sep 2025
- visibility 173

Pesisir Barat, XposId.com – Tim Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Sekretariat Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar, Jumat (5/9/2025).
Acara tersebut dihadiri Ketua BKMT Pesibar Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., Ketua I TP-PKK Pesibar Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Bupati Dedi Irawan yang diwakili Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Marnentinus, S.IP., Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Elizawati Tedi Zadmiko, S.Sos., serta menghadirkan penceramah Ust. Yamin Majdi, L.C.
Dalam sambutannya, Ketua BKMT, Dian Hardiyanti Dedi menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup.
“Beliau adalah Uswatun Hasanah, suri tauladan terbaik bagi umat manusia. Di era digital saat ini, kita menghadapi banyak tantangan, khususnya bagi generasi muda. Karena itu, akhlak Rasulullah harus menjadi landasan dalam membentuk generasi emas yang beriman, cerdas, dan berakhlak mulia,” tutur Dian Hardiyanti.
Ia mengajak umat muslim untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta mendidik anak-anak agar tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga kuat dalam moral dan spiritual.
Sementara itu, Plt. Kepala Disdikbud, Marnentinus, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi pengingat untuk kembali meneladani sifat Nabi Muhammad SAW.
“Rasulullah adalah sosok sempurna, panutan dalam kesabaran, kejujuran, kepemimpinan, dan kasih sayang kepada sesama. Melalui peringatan ini mari kita perkuat iman, memperdalam pemahaman agama, dan mengaplikasikan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Menurut Marnentinus, pembangunan sejati tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun masyarakat religius, saling menghargai, dan menjunjung tinggi keadilan.
Ia menambahkan, kepemimpinan Rasulullah yang berlandaskan iman, musyawarah, dan keadilan harus menjadi pedoman dalam menjalankan pemerintahan.
“Nilai siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah adalah warisan Rasulullah yang harus kita jadikan dasar dalam tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Marnentinus.
Di akhir sambutannya, ia mengapresiasi peran BKMT sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembinaan umat.
“BKMT telah berperan sebagai motor penggerak semangat gotong royong dan kebersamaan. Semoga kegiatan ini mempererat persatuan dan kekompakan dalam membangun Pesibar,” pungkasnya.
Penutup
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Pesibar ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga momentum untuk memperkuat akhlak, persaudaraan, dan semangat membangun generasi emas yang berlandaskan iman dan moral di tengah tantangan era digital. (Rusdi)
- Penulis: admin


